Cuan dari Saham Gorengan Kena Pajak Final, Tapi Modalnya Dari Utang? Ini Trik Biar Gak Rugi-Rugi Amat

konsultanpajak.or.id Cuan dari Saham Gorengan Kena Pajak Final, Tapi Modalnya Dari Utang? Ini Trik Biar Gak Rugi-Rugi Amat, Sialnya, hidup tuh kadang kayak pasar modal. Lagi naik, tiba-tiba anjlok. Dan itu yang kejadian sama Ovi, mantan agency girl yang banting setir jadi full-time trader. Doi dulu pegang client TikTok. Sekarang pegang saham gorengan. Yang beda? Sama-sama volatil.

2023 akhir, doi ngegoreng salah satu saham baru IPO. Modal? Gak ada. Semua dari pinjaman margin. Bank sekuritas ngasih dana, Ovi eksekusi beli, nunggu naik dikit, jual. Cuan 60 juta. Dalam 3 hari. Literally.

Yang doi gak kepikiran: pajaknya. Karena… ini saham yang diperdagangkan di Bursa Efek. Dan secara aturan, dikenain Pajak Penghasilan Final 0,1% dari nilai bruto penjualan. Gak peduli lo rugi atau untung. Pokoknya jual = kena potong.

Tapi bentar… ini kan dari margin? Berarti technically bukan uang dia?
Exactly.

Dan disinilah tragedi bermula.

Waktu lapor SPT, ternyata cuan dari penjualan saham tadi langsung dianggap sebagai taxable event. Padahal dari 60 juta itu, separohnya udah dibalikin ke sekuritas buat nutup utang margin. Sisa duitnya? Udah lewat. Buat DP motor Vespa matic yang sekarang dipajang di stories.

“Jebakan Batman banget gak sih,” kata Ovi waktu ngobrol bareng konsultan dari Provisio Consulting.
Doi baru tau: ada trik buat ngehindarin bleeding kaya gini. Tapi harus dirancang dari awal. Gak bisa last minute.

baca juga

Gimana caranya?

Salah satu escape room legal dari jebakan pajak ini adalah bikin entitas PT sendiri.
Yes, PT.
Dengan PT, lo bisa simpan kepemilikan saham dan cuan margin itu dalam satu payung hukum. Pajak? Tetap final, tapi lo bisa tarik biaya bunga margin sebagai pengurang di laporan keuangan. Clean. Strategic. Legal.

Dan ini bukan teori doang.

KAP Joni di Tebet, yang udah bantu banyak trader retail skala gede, pernah handle kasus kayak gini juga. Mereka bahkan bantu salah satu klien yang cuannya 1,2M dari saham gorengan — tapi modalnya 100% dari utang bank luar. Triknya? Pengakuan utang + skema perjanjian pengelolaan dana yang disetujui sejak awal tahun. Bahkan Ditjen Pajak pun akhirnya bilang, “oke deh.”

Lo pikir lo kecil? Biarin sistem yang gede, lo main licik balik. Tapi legal.

Kata si konsultan, “Kalau lo dari awal pakai struktur yang bener, bukan cuma pajaknya aman. Tapi cash flow lo juga gak jebol tiap akhir tahun.”

Ovi sekarang udah ngerti. Tahun ini, doi mulai pake PT. Bahkan kerja sama bareng PT Pro Visioner Konsultindo buat ngerancang strategi pajak tahunan, lengkap dari pelaporan saham, kripto, sampe NFT koleksi Bored Ape #6732 yang sempat doi beli waktu ETH masih 14 jutaan.

“Gua kira trading tuh cuma soal harga. Ternyata… pajak bisa jadi musuh dalam selimut.”

Lo? Masih mau trading atas nama pribadi dan modal utang?
Atau udah mikir buat ngelindungin aset dari jebakan Batman pajak final?

PT Pro Visioner Konsultindo

Grha Provisioner Bersama, Jl. Widya Chandra X No.7, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12190
Konsultasi sama:


Provisio Consultinghttps://provisio-id.com/provisioconsulting/
PT Pro Visioner Konsultindohttps://pro-visioner.com/pvk/

Mereka udah bantuin banyak banget pemain pasar yang awalnya clueless, sampe sekarang bisa rebahan tenang karena semua udah diaturin dari depan.
Mau kaya Ovi? Atau… mau dibikin repot karena lupa lapor 0,1%?

Lo tentuin sendiri, bro. Pajak itu pasti. Tapi chaos karena salah strategi? Itu pilihan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top