Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak

konsultanpajak.or.id Apa Itu Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) dan Cara Menghitungnya: Semua yang Perlu Kamu Tahu . Pajak, apalagi buat para pekerja dan pelaku usaha di Indonesia, emang nggak bisa dihindarin. Setiap tahun, semua orang yang memiliki penghasilan di atas batas tertentu wajib bayar pajak, kecuali yang punya penghasilan di bawah Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Tapi, tau nggak sih, PTKP itu apa? Gimana cara ngitungnya? Tenang, bro, kita bahas semua dengan santai, biar lo nggak bingung pas ngurus pajak. Yuk, langsung aja masuk ke inti pembahasannya!

PTKP Itu Apa, Sih?

Jadi, gini. PTKP adalah jumlah penghasilan yang gak dikenakan pajak. Maksudnya, kalau penghasilan lo masih di bawah jumlah PTKP yang berlaku, lo gak perlu bayar Pajak Penghasilan (PPh). Secara praktis, PTKP ini ibaratnya kayak batas minimal penghasilan yang bebas pajak. Gampang kan?

Contohnya, kalau lo seorang pekerja yang gak punya penghasilan sampingan, dan penghasilan lo cuma Rp50 juta setahun, berarti lo gak bakal dikenakan pajak karena masih di bawah batas PTKP yang ditetapkan pemerintah. Tapi, kalo penghasilan lo lebih dari itu, baru deh hitung pajaknya.

Gimana Cara Hitung PTKP?

Cara menghitung PTKP gak ribet, kok. Yang lo perlu tahu pertama kali adalah status pernikahan dan jumlah tanggungan lo. Jadi, misalnya lo udah nikah atau punya anak, itu bakal ngaruh ke PTKP lo. Simpel, kan? Cuma ada dua faktor penting yang mempengaruhi, yaitu status pernikahan lo (kawin atau belum) dan jumlah tanggungan lo (anak atau orang tua yang lo tanggung).

baca juga

PTKP Berdasarkan Status dan Tanggungan

Kalo lo belum kawin dan gak ada tanggungan, besaran PTKP lo adalah Rp54 juta per tahun. Tapi, kalau lo sudah kawin, PTKP lo bakal nambah Rp4.500.000, dan untuk setiap anak yang lo tanggung, nambah lagi Rp4.500.000 per anak, tapi maksimal 3 anak. Jadi, misalnya lo udah nikah, punya satu anak, berarti PTKP lo bakal jadi Rp63 juta per tahun. Gampang, kan?

Berikut ini detailnya:

  • Orang Belum Kawin & Tanpa Tanggungan: Rp54.000.000
  • Orang Kawin (Tanpa Tanggungan): Rp58.500.000
  • Orang Kawin & 1 Tanggungan: Rp63.000.000
  • Kawin & 2 Tanggungan: Rp67.500.000
  • Kawin & 3 Tanggungan: Rp72.000.000

Penting banget buat ngitung PTKP ini karena bisa ngaruh ke jumlah pajak yang lo bayar. Semakin banyak tanggungan, semakin besar PTKP lo, semakin kecil penghasilan kena pajak lo, dan akhirnya pajak yang lo bayar juga jadi lebih kecil.

Gimana Cara Menghitung PPh 21 Setelah PTKP?

Oke, sekarang lo udah tahu PTKP lo berapa, tinggal gimana cara hitung pajak yang harus lo bayar. Sederhana kok, tinggal ikutin langkah-langkah berikut ini:

  1. Tentukan Status dan Tanggungan – Kalau lo udah menikah dan punya 2 anak, berarti PTKP lo Rp67.500.000.
  2. Kurangi Penghasilan Lo dengan PTKP – Misalnya penghasilan lo setahun Rp150.000.000. Maka, penghasilan kena pajak lo adalah Rp150.000.000 – Rp67.500.000 = Rp82.500.000.
  3. Hitung PPh 21 yang Harus Dibayar – Sekarang, lo tinggal hitung pajak yang terutang berdasarkan tarif yang berlaku. Cek tarif PPh Pasal 21 berikut ini:

Tarif PPh Pasal 21:

  • Penghasilan sampai Rp60 juta: 5%
  • Penghasilan di atas Rp60 juta sampai Rp250 juta: 15%
  • Penghasilan di atas Rp250 juta sampai Rp500 juta: 25%
  • Penghasilan di atas Rp500 juta sampai Rp5 miliar: 30%
  • Penghasilan di atas Rp5 miliar: 35%

Jadi, kalau lo punya penghasilan kena pajak Rp82.500.000, pajaknya bakal dihitung sebagai berikut:

  • 5% x Rp60.000.000 = Rp3.000.000
  • 15% x Rp22.500.000 = Rp3.375.000

Total PPh yang harus dibayar = Rp3.000.000 + Rp3.375.000 = Rp6.375.000

Gitu deh cara ngitung pajaknya. Jadi, lo tinggal bayar Rp6.375.000, itu udah termasuk PPh Pasal 21 yang harus lo bayarkan.

Tips Supaya Gak Salah Hitung PTKP dan PPh

  1. Jangan Salah Status – Pastikan status pernikahan dan tanggungan lo bener. Kalau lo udah nikah dan punya anak, jangan lupa hitung PTKP dengan tambahan untuk tiap anak lo.
  2. Jangan Nunda – Jangan tunggu terakhir buat ngitung pajak lo, karena bakal bikin lo kelabakan dan bisa aja jadi salah hitung.
  3. Konsultasi Pajak – Kalau lo gak yakin, gak ada salahnya konsultasi sama konsultan pajak. Mereka pasti bisa bantu lo hitung dengan lebih akurat.
  4. Periksa Peraturan yang Baru – Kadang peraturan pajak bisa berubah tiap tahun, jadi penting buat lo update info biar gak kena masalah.

Kenapa PTKP Itu Penting Banget?

Karena PTKP itu bisa ngebantu lo buat bayar pajak dengan lebih adil dan sesuai kemampuan. Semakin lo tahu berapa PTKP lo, semakin gampang buat lo ngitung pajak yang terutang. PTKP juga jadi alat yang membantu lo biar gak kena pajak terlalu besar, apalagi buat lo yang masih muda dan baru masuk dunia kerja, PTKP ini bakal banyak ngurangin beban pajak lo.

Gimana Kalau Lo Gak Punya NPWP?

Nah, kalau lo belum punya NPWP, otomatis PTKP lo gak berlaku. Kenapa? Soalnya NPWP adalah syarat untuk lo ngurus pajak, jadi pastiin lo punya NPWP biar bisa dapet PTKP dan ngitung pajak yang bener. Jangan sampe, lo yang baru kerja atau usaha, gak punya NPWP, dan akhirnya kena denda.

Kesimpulan

Buat lo yang baru mulai ngerti pajak, PTKP ini adalah kunci supaya lo gak kebebanan bayar pajak. Semakin lo ngerti status dan jumlah tanggungan lo, semakin gampang hitung PTKP dan pajak yang terutang. Jangan lupa, PTKP itu berubah-ubah tiap tahun, jadi pastikan lo selalu cek peraturan terbaru.

Jadi, kapan lagi lo mau ngitung pajak lo kalau gak sekarang? Jangan sampe kebablasan, bro! Kalau lo udah ngerti PTKP, lo bakal lebih siap bayar pajak dengan kepala dingin tanpa stress. Happy calculating!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top