http://konsultanpajak.or.id Bukti Potong A1 Wajib Pakai NIK Valid, Bukan NPWP Sementara: Jangan Sampai Gagal di Coretax!
Lo pasti tahu kan, penting banget buat ngurusin Bukti Pemotongan (Bupot) pajak, terutama PPh Pasal 21 yang harus dilaporin setiap bulannya. Nah, ada perubahan signifikan yang wajib lo pahami sejak penerapan sistem Coretax DJP. Mulai sekarang, Bukti Potong A1 untuk pegawai tetap harus menggunakan NIK yang tervalidasi. Artinya, NPWP sementara yang selama ini sering dipakai, gak bisa lagi digunakan untuk membuat Bupot A1. Kenapa sih hal ini penting buat lo tahu? Karena kalau lo masih pake NPWP sementara, lo bakal ngalamin masalah besar di sistem Coretax. Jadi, kalau lo gak mau pusing, lo harus tahu solusi buat ngehindarin kegagalan ini.
Kenapa NPWP Sementara Gak Bisa Dipakai Lagi di Coretax?
Sebelumnya, lo bisa aja pakai NPWP sementara dengan kode 9990000000999000 buat input Bupot A1, bahkan untuk pelaporan bulanan. Tapi sejak Coretax diterapin, itu gak bisa lagi. NPWP sementara gak bisa lagi digunakan buat menarik data otomatis, karena sistem Coretax hanya menerima data yang udah tervalidasi. Jadi, kalau lo pake NPWP sementara, sistem gak bakal menganggap data lo valid, dan ini bakal bikin lo kesulitan saat mau menghasilkan Bupot A1.
Beda dengan sistem lama yang bisa ngidupin data secara manual, Coretax hanya bisa memproses data valid yang bisa ditarik otomatis berdasarkan histori penghasilan dan pemotongan pajak dari masa pajak sebelumnya. Nah, kalau lo input data dengan NPWP sementara, Coretax gak akan narik data itu, karena dianggap gak valid. Itu kenapa lo harus ubah ke NIK yang tervalidasi sebelum lo ngelaporin Bupot A1.
Masalah yang Sering Terjadi: Pegawai Resign di Tengah Tahun!
Nah, lo pasti gak asing dengan kondisi ini. Misalnya, lo punya pegawai yang resign di tengah tahun, bukan di akhir tahun, dan sebelumnya, semua Bupot bulanan dicatat pakai NPWP sementara. Saat pegawai ini mau diinput dalam Bupot A1 untuk masa pajak akhir, sistem Coretax gak bisa menarik data dari Bupot sebelumnya karena NPWP sementara gak terdeteksi.
Gimana cara menghindari kegagalan ini? Sederhana, bro, lo harus pastiin semua data yang ada di Coretax udah pakai NIK valid yang sesuai dengan ketentuan. Kalau lo gak paham cara caranya, lo bisa ikutin langkah-langkah berikut buat benerin masalah ini.
Solusi Gampang untuk Mengatasi Masalah Bupot A1 yang Gagal
Gak perlu panik, bro! Lo bisa ikutin langkah-langkah yang gue kasih ini supaya masalah NPWP sementara dan Bupot A1 bisa kelar tanpa ribet:
1. Validasi NIK Pihak yang Dipotong
Lo dan pegawai harus melakukan aktivasi akun Coretax dengan dua pilihan:
- Aktivasi NIK menjadi NPWP (jika pegawai belum punya NPWP).
- Registrasi aja (kalau pegawai gak wajib punya NPWP tapi tetap ingin punya akun Coretax).
Buat pemberi kerja (perusahaan), kalau banyak pegawai yang belum terdaftar, lo harus ngumpulin dan laporin data NIK ke DJP supaya NIK tersebut bisa tervalidasi di Coretax.
2. Batalkan Bupot yang Menggunakan NPWP Sementara
Kalau udah terlanjur bikin Bupot A1 pakai NPWP sementara, lo harus batalkan dulu Bupot tersebut lewat fitur Pembatalan Bupot di Coretax. Ini penting biar data yang salah bisa dibenerin sebelum lo lanjut ke langkah berikutnya.
3. Input Ulang Bupot dengan NIK yang Sudah Tervalidasi
Setelah Bupot yang salah dibatalkan, lo harus input ulang Bupot untuk masa Januari sampai masa pegawai tersebut resign. Pastikan lo input dengan NIK yang valid, bukan NPWP sementara. Setelah lo masukin data yang benar, sistem Coretax bakal otomatis ngelacak dan menghitung penghasilan serta pemotongan dengan lebih tepat.
baca juga
- Pajak Jasa Maklon yang Sering Ke-skip Sama Pebisnis
- Peran Penting PJAP Buat Era Baru Pajak Digital
- Meterai Bukan Stiker Lucu, Bro!
- Apakah AI Training Data Kena Pajak?
- Pajak IoT Data
4. Buat Bukti Potong A1 dengan NIK Valid
Sekarang, lo bisa buat Bupot A1 setelah Bupot yang sebelumnya menggunakan NIK valid. Sistem bakal menarik data otomatis tanpa lo perlu nginput manual lagi. Gampang banget, kan?
Catatan Penting yang Wajib Lo Ingat!
Ada beberapa hal yang penting banget buat lo catat, biar gak ada yang kelewat dan proses pelaporan pajak lo lancar:
- NPWP sementara (9990000000999000) cuma solusi sementara dan tetap harus diperbaiki buat pelaporan SPT Tahunan (A1).
- Kalau pegawai udah punya NPWP lama tapi gak terdeteksi di Coretax, lo perlu pemadanan NIK ke NPWP di KPP terdekat (bukan aktivasi ulang, ya).
- Lo hanya perlu melakukan pembetulan SPT sekali aja setelah lo betulkan semua Bupot. Kalau gak ada penambahan atau pengurangan bukti potong, pembetulan ini bakal bersifat nihil (delta 0).
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, lo bakal bisa buat Bupot A1 dengan lancar dan tanpa hambatan dari sistem Coretax. Jadi, gak ada lagi alasan buat kesulitan dalam pelaporan pajak pegawai lo!
Kesimpulan: Gak Ada Lagi Masalah dengan Bupot A1!
Jadi, bro, Coretax memang udah menerapkan sistem baru yang mewajibkan NIK valid buat pembuatan Bupot A1. Itu berarti NPWP sementara gak bisa dipakai lagi buat pembuatan Bupot tersebut. Solusinya adalah dengan validasi NIK pegawai, batalkan Bupot yang salah, dan input ulang dengan data yang benar. Semua masalah bisa beres dengan mengikuti panduan ini, dan lo gak perlu khawatir lagi soal Bupot A1 yang gagal!
Jadi, pastikan semua pegawai lo udah terdaftar dengan NIK yang tervalidasi di Coretax, dan gak ada lagi masalah teknis yang bikin pelaporan pajak jadi berantakan. Semoga panduan ini ngebantu, dan lo bisa terus ngelaporin pajak pegawai dengan lancar!


